Tutorial Deploy Codeigniter Di Google Cloud

Pada artikel kali ini, kita akan memberikan sebuah tutorial bagaimana cara menginstall codeignite...
Penulis
Admin
Kategori
Tutorial
Estimasi
7 menit baca
Dilihat
1.6K
Posting
20 Dec 2021
Tutorial Deploy Codeigniter Di Google Cloud Pada artikel kali ini, kita akan memberikan sebuah tutorial bagaimana cara menginstall codeigniter kedalam Google Cloud Platform dengan mengunakan OS uBuntu yang mudah dan lengkap, GCP atau Google Cloud Platform merupakan layanan dari google untuk memberikan solusi cloud hosting atau public cloud dimana kalian sebagai user dapat mengatur segala yang ada didalam layanan tersebut. Tutorial Deploy Codeigniter Di Google Cloud
2022-11-25

Cloud merupakan sebuah teknologi dalam dunia digital untuk menyimpan sebuah data untuk kebutuhan tertentu. Terutama dalam layanan berbasis cloud saat ini, sudah banyak disediakan seperti penyimpanan media audio, video, foto maupun aplikasi website atau mobile. Layanan hosting berbasis cloud, saat ini sangat diminati oleh banyak kalangan, seperti AWS, Google Cloud atau Azure yang memiliki banyak manfaat yang didapatkan, salah satunya adalah dapat menset server sendiri, database, storage maupun spesifikasi untuk memenuhi kebutuhan website atau aplikasi secara scalable.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas sebuah tutorial umum tentang bagaimana cara mendeploy Framework Codeigniter kedalam layanan Cloud seperti Google Cloud Platform (GCP) dengan mengunakan OS uBuntu yang mudah dan lengkap.

Google Cloud Platform menyediakan berbagai layanan computasi, storage, database maupun kebutuhan lainnya yang sesuai dengan website atau aplikasi kalian. Sebelum masuk kedalam materi tutorialnya, pastikan kalian sudah mendaftar dulu kedalam Google Cloud Platform (GCP) untuk mengikuti step by stepnya dengan baik.

 

Tutorial Deploy Codeigniter Di Google Cloud

 

 

1. Persiapan

Untuk membuat sebuah server didalam Google Cloud Platform, langkah pertama sebelum membuat compute engine adalah adalah dengan buat project dulu.

Lalu, klik Create Project dan ketik pada form [projectname] dengan nama project apapun yang kalian inginkan, setelah itu klik Create.

 

2. Membuat Virtual Machine dalam Google Cloud Platform

Langkah selanjutnya adalah dengan masuk kedalam halaman VM instances dengan langkah sebagai berikut

Dalam kiri atas, cari icon hamburger atau 3 baris bar, lalu klik icon tersebut, cari bagian Compute engine dan kemudian pilih VM instances. Setelah sudah masuk kedalam halaman VM instances, klik tombol create.

Kemudian, nanti akan menampilkan form untuk mengisi informasi terkait spesifikasi yang akan digunakan seperti nama server, region, sistem operasi yang akan digunakan, spesifikasi server, penyimpanan maupun zona.

  • Name

Untuk nama, kalian bisa isi sesuka hati, bisa diisi dengan nama apapun.

  • Region & zona

Untuk regional, disarankan untuk pilih region yang paling terdekat dengan kita, bisa memilih region jakarta atau singapore, namun saya sarankan jakarta saja. Untuk zona bisa abaikan saja.

  • Machine type

Pada sesi ini, kalian dapat memilih spesifikasi server yang akan digunakan seperti Core CPU dan RAM, dan juga, kalian bisa lihat pada bagian sebelah kanan untuk melihat harga perbulannya disetiap pilihan yang disediakan, sesuaikan saja dengan kebutuhan.

  • Boot disk

Boot disk ini merupakan sistem operasi yang akan digunakan seperti Debian, uBuntu, CentOS, SUSE, Windows dll, disarankan untuk memilih OS yang sudah kalian dikuasai misalnya kalian sudah familiar dengan uBuntu, pilih uBuntu, begitupun yang lainnya.

Lalu, pada sesi version dan tipe boot disk, terserah mau pilih versi yang mana saja atau bisa pilih versi yang paling baru. Dan tipe boot disk, disarankan pilih SSD.

  • Firewall

Untuk bagian firewall, centang saja bagian HTTP dan HTTPS untuk port 80 dan 443.

Kemudian klik tombol create, dan tunggu hingga VM instancesnya sudah selesai terinstall. Setelah VM instances sudah selesai, nanti akan muncul baris baru pada halaman VM instances dimana pada setiap barisnya terdapat informasi seperti nama VM instances kalian, Zone, IP private/internal IP, public IP/external IP dan SSH.

Pada bagian SSH, ini akan digunakan untuk memberi perintah kedalam server (Sesuai dengan OS yang dipilih) dalam membuat web server seperti NGINX atau Apache. Kelebihan Google Cloud adalah bisa mengakses SSH langsung didalam browser atau bisa juga melalui aplikasi pihak ketiga seperti puTTY.

 

3. Membuat web server dalam Google Cloud Platform

Setelah semua sudah oke, bisa langsung saja akses kedalam SSH dengan mengunakan browser untuk menginstall web server, klik saja tulisan SSH, tunggu hingga muncul window baru dan selesai mengkoneksikan kedalam server yang sudah dibuat.

Untuk penguna uBuntu, kalian bisa mengikuti beberapa baris perintah yang nanti akan kita berikan dibawah untuk mengupdate OS, mengupgrade OS, menginstall webserver seperti Apache atau NGINX, perintah berikut adalah:

sudo apt update
sudo apt upgrade

// pilih salah satu mau install apache atau nginx
sudo apt install apache2
sudo apt install nginx

Setelah web server sudah terinstall dan terupgrade didalam SSH, kalian bisa mengecek apakah web server sudah terinstall atau belum, bisa dengan mengcopy paste IP public tersebut kedalam address bar pada browser.

Untuk menampung semua file aplikasi project kalian didalam Google Cloud Platform, semua file tersebut nantinya akan berada didalam directory var/www/html.

 

4. Mengupload project kedalam Google Cloud Platform

Untuk mengupload project kita kedalam Google Cloud Platform, diperlukan beberapa langkah dan alat-alat yang digunakan seperti puTTY dan filezilla. puTTY merupakan SSH key generator yang akan digunakan untuk menghubungkan antara Google Cloud Platform dan Filezilla. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Kalian bisa install software puTTY, lalu pilih tombol generate untuk membuat key public, private dan key comment untuk username pada filezilla (Disarankan jangan dulu close aplikasi puTTY hingga proses selesai).
  • Copy public key authorized keys yang nantinya akan dipaste kedalam pengaturan SSH Google Cloud Platform. Dan jangan lupa download private key dengan mengklik tombol save private key.
  • Lalu paste public key tadi kedalam pengaturan GCP dengan masuk kedalam Compute engine > Metadata > SSH Keys. Pilih edit.
  • Klik add item dan paste public key puTTY tersebut.
  • Selanjutnya adalah download software filezilla, buka aplikasi tersebut, pilih settings, navigasikan kedalam Connection > SFTP dan pilih tombol Add key file, cari dan pilih file public key yang sudah didownload didalam puTTY lalu klik ok.
  • Dalam dashboard Google Cloud Platform, copy paste external IP kedalam kolom host filezilla dengan format sftp://[External IP] dan untuk usernamenya, bisa dengan mengcopy paste key comment pada puTTY.
  • Setelah oke, kemudian klik Quickconnect, tunggu hingga proses koneksi selesai.
  • Jika berhasil, kalian sudah bisa mengupload file project kalian yang sudah dicompress kedalam format zip dan disimpan didalam directory: var/www/html (disarankan semua file project tidak berada didalam satu folder, agar saat proses extract unzip langsung berada di directory var/www/html)
  • Pada proses unzip project, nanti akan dilakukan didalam SSH.

 

5. Cara unzip project didalam Google Cloud Platform

Pada tahap ini, untuk meng-unzip project yang sudah diupload kedalam server, kalian bisa masuk kembali kedalam SSH Google Cloud Platform, Note: namun sebelum meng-unzip file project kalian, diharuskan untuk menginstall terlebih dulu package zip unzip didalam server dengan menjalankan perintah:

sudo apt install zip unzip

Setelah selesai, bisa langsung ketahap unzip project dengan mengarahkan file zip project kalian kedalam directory var/www/html yaitu dengan perintah:

sudo unzip namaproject.zip -d /var/www/html

Setelah selesai, kalian bisa langsung coba akses project kalian didalam browser dengan http://[IP External]. Namun pada tahap ini, aplikasi Codeigniter belum bisa diakses, karena belum menginstall PHP, beberapa library PHP yang dibutuhkan, MySQL database dan phpmyadmin.

 

6. Install PHP, MySQL dan phpmyadmin dalam Google Cloud Platform

Untuk menginstall PHP, MySQL dan phpmyadmin, bisa memasukan perintah didalam SSH berikut:

//install php dan library
sudo apt install php libapache2-mod-php php-mysql php-mbstring php-zip php-gd php-json php-curl

//install mysql
sudo apt install mysql-server

//install phpmyadmin
sudo apt install phpmyadmin

Phpmyadmin dibutuhkan untuk memanage database agar lebih mudah. pada saat proses install phpmyadmin, nanti akan muncul beberapa pilihan seperti webserver yang digunakan dan pilihan pada dbconfig-common.

  • Untuk webserver, bisa pilih saja yang sesuai dengan web server yang diinstall.
  • Lalu untuk pilihan dbconfig-common, pilih saja No.

Setelah proses selesai, silahkan cek phpmyadmin apakah sudah terinstall apa belum dengan memasukan http://[IP external]/phpmyadmin.

Untuk menganti password pada phpmyadmin, bisa lakukan perintah kedalam SSH yaitu:

sudo mysql -u root -p

Nanti akan muncul enter password, langsung enter saja, dan masukan perintah berikut untuk merubah password menjadi root

ALTER USER 'root'@'localhost' IDENTIFIED WITH mysql_native_password BY 'root';

Setelah selesai, silahkan coba kembali akses kedalam database dengan username root dan password root. Jika sudah berhasil masuk, kalian bisa import sql yang sudah dibuat kedalam phpmyadmin.

 

7. Konfigurasi Codeigniter dalam Google Cloud Platform

Setelah semua tahap install PHP, MySQL dan phpmyadmin sudah selesai, kalian bisa langsung mengkonfigurasikan aplikasi Codeigniter kalian seperti base url, nama database, username database, password database dll. Namun untuk masuk kedalam file yang akan dituju, seperti config.php dan database.php, kalian bisa mengunakan perintah dalam SSH berikut:

// untuk masuk kedalam folder application
cd application

// untuk masuk kedalam folder config
cd config

// untuk mengakses isi dari file config.php
sudo nano config.php

// untuk mengakses isi dari file database.php
sudo nano database.php

Untuk menyimpan perubahan pada file tersebut, caranya adalah dengan menekan tombol ctrl + x, kemudian ketik Y dan enter.

 

8. Setting htaccess pada apache

Tahap terakhir adalah dengan mengaktifkan htaccess pada apache untuk menjalankan aplikasi codeigniter kita didalam Google Cloud Platform yaitu dengan menjalankan perintah pada SSH:

sudo a2enmod rewrite

Setelah selesai kemudian masukan perintah berikutnya, yaitu:

sudo nano /etc/apache2/apache2.conf
  • Cari baris kode AllowOverride didalam tag directory: <Directory /var/www/>
  • Rubah nilai none pada AllowOverride, menjadi all.
  • Save dengan ctrl + x, kemudian ketik Y dan enter.

Dan yang terakhir, masukan perintah berikut didalam SSH untuk merestart web server:

sudo service apache2 restart

Setelah semua sudah selesai, silahkan coba test project aplikasi Codeigniter kalian didalam browser.

 

Kesimpulan

Meskipun untuk mengunakan layanan cloud seperti Google Cloud Platform ini membutuhkan keahlian dalam menjalankan terminal untuk setiap perintahnya, layanan cloud cukup memberikan manfaat yang lebih dibandingkan dengan layanan hosting pada umumnya, karena keunggulan layanan cloud adalah memiliki flexibilitas yang baik dan dapat mengatur segala sesuatunya sesuai yang kita inginkan.

Share