Nginx dan Apache, Mana Yang Lebih Bagus?

Nginx dan Apache merupakan web server yang digunakan untuk menjalankan suatu website atau aplikas...
Penulis
Admin
Kategori
Serba Serbi
Estimasi
4 menit baca
Dilihat
890
Posting
07 Jul 2022
Nginx dan Apache, Mana Yang Lebih Bagus? Nginx dan Apache merupakan web server yang digunakan untuk menjalankan suatu website atau aplikasi. Apa yang membedakan Nginx, Apache dan mana yang lebih baik Nginx dan Apache, Mana Yang Lebih Bagus?
2022-11-25

Bagian kalian yang masih bingung apa itu Nginx dan Apache, mereka adalah web server yang menyumbangkan hampir sebagian besar dalam lalu lintas web diseluruh dunia.

Nginx dan Apache merupakan web server yang digunakan untuk menjalankan website dengan baik dengan menangani beban kinerja untuk memenuhi kebutuhan lingkungan berbeda dalam berbagai sistem operasi seperti Linux atau Windows. apakah yang membedakan Nginx dan Apache itu? dan manakah yang lebih baik diantara keduanya?

 

Perbedaan Nginx dan Apache, Web Server Mana Yang Lebih Baik

 

Pasti ada salah satu dari kalian, ketika akan memasang web server pada VPS suka kebingungan, mana yang lebih bagus antara Nginx atau Apache. Banyak opini yang mengatakan kedua adalah sama-sama bagus, itu memang benar adanya. Namun alangkah lebih baik, kita tahu dulu apa itu Nginx dan Apache dari segi performa, flexibitas, keamanan, konfigurasi dll.

Tidak ada yang sempurna didunia ini, begitupun dengan 2 web server ini, mereka memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

 

 

Perbedaan Nginx dan Apache, Web Server Mana Yang Lebih Baik

 

1. Nginx

Nginx atau Engine X merupakan web server yang dirilis pada tahun 2004 dan merupakan pesaing dari Apache. Nginx platfrom yang cukup solid yang dirancang untuk melayani web modern dari seluruh dunia.

Dikembangkan oleh Igor Sysoev, Nginx merupakan server HTTP open source yang dapat digunakan sebagai proxy, server proxy TCP dan menangani pengguna secara bersamaan secara efisien dengan pengunaan resource yang minim. Nginx hadir untuk menyediakan solusi untuk menangani lalu lintas web yang masif.

Keunggulan Nginx adalah status async dan arsitektur single threadnya yang menjadikan sedikit lebih unggul dari Apache. Hal ini disukai oleh pengguna untuk tujuan efisiensi pengunaan resource dan arsitektur ringan.

Dan juga dapat digunakan sebagai server HTTP mandiri untuk meningkatkan arsitektur dan dapat melayani lalu lintas dengan cepat dan efisien.

1. Kerangka kerja

Dalam konsep kerja, Nginx merupakan Based on Event maksudnya permintaan dari Nginx tidak langsung dieksekusi namun dapat menunggu beberapa proses sekaligus.

2. Penanganan request

Mengunakan sumber daya hardware yang minim untuk memberikan pelayanan kepada pengguna secara bersamaan.

3. Konfigurasi

Nginx tidak memiliki sistem konfigurasi seperti .htaccessnya apache, sehingga menawarkan efisiensi dan kecepatan, namun Nginx tidak mengizinkan konfigurasi pada root directory.

 

Perbedaan Nginx dan Apache, Web Server Mana Yang Lebih Baik

 

2. Apache

Apache merupakan web server open source yang bisa digunakan oleh siapapun dengan kata lain, source codenya pun dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna. Dirilis pertama kali pada tahun 1995 dan pada 2009 Apache mencapai pengguna hingga 100 juta situs.

Platform ini merupakan salah satu perangkat lunak web server performa tinggi yang dikelola oleh Apache Software Foundation. Apache merancang web server berkelas komersial yang kuat, keamanan yang baik dan efisien sesuai dengan standar HTTP.

Web server ini masuk kedalam pilihan utama web server yang sering digunakan karena kompabilitas daya dan dukungan dari berbagai platform dan hampir dapat berjalan disemua sistem operasi seperti Windows, Linux, Unix, OSX dan NetWare.

Kesederhanaan dan fleksibilitasnya menjadikan Apache sebagai pilihan utama dan populer.

1. Fitur menarik

Fitur-fitur yang tersedia dalam apache mencakup administrasi control panel dan otentikasi dan adanya modul hosting virtual yang memungkinkan dapat menjalankan beberapa web sekaligus dengan mengunakan server yang sama.

Juga terdapat layanan lain seperti SMTP, FTP dan komunitas yang membantu Apache dalam menambah fitur baru dan peningkatan keamanan yang semakin baik.

2. Kompabilitas yang baik

Mencakup dukungan untuk menjalankan beberapa bahasa pemrograman seperti PHP, Perl atau Phyton dan kompabilitas hardware dan software yang membuat Apache memberikan kemudahan untuk digunakan.

3. Konfigurasi

Apache mengunakan .htaccess untuk melakukan konfigurasinya, hal ini dikarena file tersebut memberikan flexibilitas untuk menangani setiap request yang masuk seperti rewrite URL, memory limits, manipulasi query, set header dll.

4. Modul

Hal lainnya yang menarik adalah modul yang dinamis yang berfungsi untuk memperluas dari segi fungsionalitas web server. Apache mengizinkan pengguna untuk memasang modul setelah semua persiapan installasi selesai dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.

 

Perbedaan Nginx dan Apache

 

3. Perbandingan Nginx dan Apache

Secara keseluruhan, kedua web server ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun semua tergantung kebutuhan anda, disini kita akan melihat perbandingan dari segi performa, keamanan dan flexibilitas.

1. Performa

Dari segi performa untuk pengunaan web statis, Nginx memiliki keunggulan performa dua kali lebih baik dari Apache itu dikarenakan Nginx mengunakan sedikit memory, jika website kalian merupakan website statis bisa gunakan Nginx untuk memaksimalkan performa.

Dari segi performa untuk pengunaan web dinamis seperti PHP, keduanya memiliki performa yang tidak jauh beda karena mengunakan modul yang sama, tapi intinya kedua web server tersebut tidak menawarkan performa yang hebat hanya terlihat baik dari sisi efisiensi saja.

2. Keamanan

Untuk keamanan, kedua platform ini memiliki keamanan yang baik, namun fitur vulnerability report pada Apache sedikit lebih unggul dari Nginx.

3. Fleksibilitas

Apache bisa dikatakan web server yang flexible, karena memiliki 60+ modul yang berbeda yang dapat memperluas web server itu sendiri dan memiliki fitur kustomisasi seperti .htaccess yang tidak ada pada Nginx.

 

Kesimpulan

Untuk menentukan web server yang baik dari Apache dan Nginx saya katakan kedua web server ini sama-sama keren dengan kelebihan dan kekurangannya. Semua tergantung pada kalian ingin mengunakan yang mana dan kebutuhannya seperti apa.

Jika project kalian adalah website statis dan membutuhkan dukungan terhadap traffic yang cukup tinggi bisa gunakan Nginx karena keunggulan efisien memorynya, untuk website dinamis seperti PHP kedua platform ini sama-sama baik dan tidak ada sesuatu yang hebat.

Dan jika website kalian memerlukan banyak kustomisasi pada konfigurasi, Apache adalah pilihan yang tepat.

Share