Mengapa Penting Memahami Responsive Web Design

Banyak sekali komponen yang terdapat pada website, salah satunya adalah Responsive Web Design pad...
Penulis
Admin
Kategori
Website
Estimasi
5 menit baca
Dilihat
1.2K
Posting
30 Nov 2021
Mengapa Penting Memahami Responsive Web Design Banyak sekali komponen yang terdapat pada website, salah satunya adalah Responsive Web Design pada website. Komponen ini sangat penting mengingat user tidak hanya mengakses website pada laptop atau komputer saja, tapi pada perangkat mobile juga. Mengapa Penting Memahami Responsive Web Design
2022-11-25

Saat ini yang semua serba digital, website sudah menjadi kebutuhan untuk mencari berbagai informasi, layanan atau menjual sesuatu kedalam internet. Mungkin diantara dari kalian ada yang senang untuk membuat website atau developer untuk memenuhi hal tersebut untuk orang lain. Banyak sekali komponen yang terdapat pada website, salah satunya adalah Responsive Web Design.

Komponen ini sangat penting agar membuat website menjadi bisa diakses dalam perangkat apapun, mengingat user tidak hanya mengakses website pada laptop atau komputer saja, tapi pada perangkat mobile juga.

 

Responsive Web Design: Pengertian, Manfaat Dan Cara Kerjanya

 

Sebagai pemilik website harus memikirkan bagaimana cara untuk membuat website menjadi ramah bagi perangkat mobile. Itu bukan berarti tidak bisa diakses, Responsive Web Design membuat website menjadi ramah bagi pengguna dan jika ini tidak diperhatikan secara khusus, website akan menjadi tidak nyaman untuk dijelajahi, karena design yang tidak ditata dengan baik untuk perangkat mobile, ini sangat berbahaya jika tujuan website tersebut adalah untuk berjualan online.

Dalam dunia User Interface, terdapat dua komponen yang harus diperhatikan, selain optimasi design pada perangkat komputer juga dalam perangkat mobile pun harus dioptimasi. Disini kita akan menjelaskan pengertian Responsive Web Design, seperti apa Responsive Web Design itu, bagaimana cara kerjanya dan apa manfaat yang didapat oleh user dan pemilik website.

 

 

1. Apa itu Responsive Web Design

Responsive Web Design adalah suatu keadaan dimana website memiliki design UI yang rapih dengan menggunakan metode tertentu, untuk menghasilkan tampilan yang sinkron dalam perangkat mobile, tablet, TV dengan berbagai resolusi.

CSS atau Cascading Style Sheets merupakan teknologi untuk menata letak design website yang memungkinkan menjadi flexibel dan dapat dioptimasi tanpa mengurangi beberapa elemen lainnya. Metode ini mengoptimasi CSS untuk mengkonfigurasi elemen-elemen yang dapat adaptif jika user beralih dari laptop ke smartphone begitupun sebaliknya.

Responsive Web Design dibutuhkan karena untuk menyesuaikan design website sesuai dengan perangkat yang diakses oleh user dan terus berkembang karena teknologi smartphone dan tablet yang pesat dengan resolusi layar yang berbeda-beda. Dengan adanya metode ini, hal tersebut dapat diatasi tanpa menghilangkan elemen-elemen yang ada dalam website.

 

Apa itu responsive web design

 

2. Apa fungsi dari Responsive Web Design?

Beberapa elemen dalam website yang sering kita jumpai seperti text, video dan juga gambar. Gambar ini sangat krusial jika tidak dioptimasi karena akan mempengaruhi performa website dan sulit untuk menyesuaikan resolusi dalam berbagai layar yang berbeda-beda. 

Resolusi gambar menjadi salah satu kesulitan para developer UI untuk menyesuaikan dalam berbagai layar perangkat. Itu karena gambar memiliki resolusi dan kualitas yang berbeda-beda. Jika gambar terlalu besar, website akan melambat, jika terlalu kecil akan menjadi pecah.

Begitupun dengan video, misalnya kalian menyisipkan video YouTube kedalam website. Jika ukuran video tidak diperhatian ketika tampil dalam website, ini akan membuat website menjadi tidak nyaman ketika dijelajahi, bayangkan saja jika video tersebut jumlahnya tidak sedikit. Dengan metode ini, semua hal tersebut dapat diatasi dengan beberapa tambahan syntax CSS untuk menyesuaikan ukuran dengan perangkat apapun.

Responsive Web Design dapat menyesuaikan resolusi gambar atau video dalam berbagai layar. Menjadikan gambar dan video menjadi flexible ketika user mengakses website, juga membuat website menjadi baik dari segi User Interface.

 

3. Mengenal prinsip dan cara kerja Responsive Web Design

Menurut Tutsplus, untuk memiliki design website yang responsive, diperlukan prinsip-prinsip dasar yang harus dipenuhi agar dapat bekerja dengan baik, prinsip-prinsip tersebut adalah Media Queries, Fluid Grids dan Responsive Media dan juga bisa menggunakan meta tag viewport ketika perangkat tidak bisa menentukan lebar dari website ketika media queries tidak tertrigger.

1. Fluid Grids

Fluid Grids adalah sebuah batas yang menentukan letak pada suatu komponen dalam layout yang dapat berubah sesuai dengan visual. Fluid Grids akan beradaptasi dengan lebar apapun karena mengikuti unit dari ukuran yang relatif seperti unit persentasi atau unit em bukan unit yang tetap seperti pixel.

2. Media Queries

Media Queries memungkinkan kalian untuk bisa lebih spesifik lagi dengan desain layout yang responsive dan dapat menyesuaikan dengan berbagai ukuran tertentu. Media Queries mengumpulkan data untuk membantu layout dalam menentukan ukuran layar pada perangkat yang berbeda dengan gaya CSS yang sesuai.

Contoh:

@media(min-width:992px) {
   .image {
      width:970px;
   }
}

@media(max-width:768px) {
   .image {
      width:750px;
   }
}

 

Apa itu responsive web design

fastcodesign.com

 

3. Responsive Media

Prinsip inti terakhir adalah Responsive Media. Responsive Media sangat penting pada website modern yang banyak menggunakan gambar, video atau media lainnya. Perlu diketahui bahwa jenis konten tersebut memiliki respon ukuran yang berbeda.

Ketika media gambar mengatur dimensi gambar dengan CSS, ini tidak akan berfungsi pada desain yang responsif karena ukuran pada unit sudah tetap. Property yang digunakan pada desain yang responsif pada media bisa dengan mengunakan max-width pada jenis file media-media seperti gambar atau video. Property ini memastikan bahwa ukuran tidak melebihi dari batas lebar yang telah diskalakan berdasarkan ukuran layar. Value dari property max-width harus diset menjadi max-width: 100%.

4. Meta Tag Viewport

Meta Tag Viewport dibutuhkan pada saat media queries tidak tertrigger, hal ini disebabkan karena perangkat tidak dapat menentukan lebar awal pada website. Meta Tag Viewport pertama kali digunakan oleh Apple untuk mengatasi permasalahan ini untuk perangkat iPhone mereka.

Area viewport biasanya sudah diset 1 pada nilai tinggi dan lebar. yang mengoptimasi permasalahan ketika tidak dapat mengenali skala pada situs dengan menggunakan rasio antara tinggi dan lebar pada ukuran perangkat.

 

4. Apa saja manfaat menggunakan Responsive Web Design

Beberapa manfaat yang dirasakan setelah website sudah teroptimasi dengan metode ini diantaranya:

1. Dapat diakses dari berbagai perangkat apapun

Perlu diketahui dalam era berkembangnya teknologi yang pesat, berbagai perangkat smartphone saat ini memiliki ukuran layar yang berbeda-beda, website kalian yang sudah teroptimasi Responsive Web Design akan menjadi flexible ketika digunakan dalam perangkat apapun entah itu smartphone, tablet atau komputer. Mengingat tujuan utama dari metode ini adalah membuat user menjadi lebih nyaman.

Dan juga berguna untuk meningkatkan traffic dan conversion rate pada website.

2. Loading halaman yang cepat

Hampir 70% traffic dalam lalu lintas internet diakses melalui smartphone, jika website yang diakses melalui smartphone sangat lamban untuk dibuka, kemungkinan besar akan ditinggalkan oleh visitor atau bounce rate. Responsive Web Design bisa menjadi solusi atas permasalahan tersebut selain dari faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi performa website dan dapat menanggulangi bounce rate pada situs.

3. Hemat biaya

Mengoptimasi website dengan Responsive Web Design akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan membuat dari awal membuat aplikasi mobile sendiri, tentu ini memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Metode ini memberikan solusi kepada pemilik situs untuk dapat diakses melalui smartphone atau tablet tanpa harus memiliki aplikasi mobile dan mengeluarkan biaya untuk hal tersebut. Hal itu karena metode ini hanya memerlukan beberapa baris kode CSS tambahan untuk bisa dengan cepat dapat diakses dengan perangkat apapun.

 

Kesimpulan

Dengan adanya teknologi Responsive Web Design, kalian akan mendapatkan benefit atau manfaat yang luar biasa mengingat saat ini banyak user yang berselancar diinternet mengunakan smartphone atau tablet. Dengan mengoptimasi Responsive Web Design pada website, akan jauh lebih baik untuk menghasilkan conversion rate atau traffic dan menghindari bounce rate.

Share