12 Bahasa Pemrograman Populer Banyak Digunakan Web Developer

Seiring berkembangnya teknologi, saat ini banyak sekali bahasa pemrograman yang bisa digunakan at...
Penulis
Admin
Kategori
Website
Estimasi
6 menit baca
Dilihat
1.1K
Posting
26 Jun 2022
12 Bahasa Pemrograman Populer Banyak Digunakan Web Developer Seiring berkembangnya teknologi, saat ini banyak sekali bahasa pemrograman yang bisa digunakan atau dipelajari untuk membuat sebuah website atau mobile. Mungkin dibawah tahun 2000an, hanya beberapa bahasa pemrograman saja yang umum digunakan, seperti: C++, Perl, Java, dan lain sebagainya. Lalu apa saja bahasa pemrograman yang saat ini populer digunakan oleh para developer. 12 Bahasa Pemrograman Populer Banyak Digunakan Web Developer
2022-11-25

Dalam proses pembuatan suatu software, dibutuhkan bahasa khusus untuk men-terjemahkannya kedalam mesin, yang nantinya akan diproses sesuai dengan keinginan kita. Banyak sekali bahasa pemrograman yang tersedia. Tujuannya itu sendiri adalah agar dapat membangun aplikasi website atau mobile yang baik dan benar dan dapat mengatur mesin untuk melakukan sesuatu, yang sesuai dengan sistem yang kita buat sendiri.

Dalam proses development, terdapat tiga struktur dasar diantaranya algoritma, database dan struktur data. Tiga struktur tersebut sangat perlu dipahami oleh developer untuk dapat menyesuaikan dan melengkapi sebuah aplikasi website atau mobile dengan baik. Website terdiri dari sekumpulan halaman dalam suatu domain tertentu dengan berbagai informasi yang ada. Fundamental dari bahasa pemrograman website adalah HTML, sebuah pemahaman dasar dari seorang developer yang harus dikuasai terlebih dahulu, sebelum mempelajari atau mengunakan bahasa pemrograman lainnya. Selain dalam website, kita juga harus bisa menyesuaikan dan mengupgrade skill bahasa programming lainnya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Saat ini banyak sekali perusahaan yang memerlukan jasa dari developer untuk kebutuhan aplikasi website ataupun mobile.

 

12 Bahasa Pemrograman Populer Untuk Dipelajari Dan Contohnya

 

 

Beberapa bahasa pemrograman yang populer digunakan oleh developer

Seiring majunya era teknologi, banyak sekali bahasa pemrograman yang dapat digunakan dan dipelajari untuk membuat sebuah website atau aplikasi mobile. Sebelum tahun 2000an, mungkin hanya beberapa saja bahasa pemrograman yang umum digunakan, seperti: C++, Perl, Java, dan lainnya.

Lalu apa saja yang populer digunakan oleh para developer dizaman sekarang?

 

Java Logo

 

1. Java

Dikembangkan pada tahun 1990, Java ini banyak digunakan untuk berbagai platform seperti website, mobile, atau desktop application dan bersifat open source.

Java merupakan bahasa pemrograman yang menerapkan OOP atau object oriented programming. Konsep ini cukup familiar dalam bahasa pemrograman karena OOP merupakan sebuah konsep yang dapat dianalogikan dengan dunia nyata atau keseharian manusia, sehingga dapat membuat alur program yang terarah.

Contoh syntax dari Java:

class HelloWorld {
    public static void main(String[] args) {
        System.out.println("Hello, World!"); 
    }
}

 

Untuk membuat sebuah website berbasis Java, dibutuhkan beberapa komponen yang dibutuhkan agar dapat berjalan dengan baik. Beberapa komponen tersebut adalah JDK (Java Development Kit), JRE (Java Runtime Environment).

 

Python Logo

 

2. Python

Selanjutnya adalah Python, Python cukup populer dan banyak diminati karena penulisan syntax yang rapih dan bersih dan tidak serumit kebanyakan bahasa pemrograman lainnya. Python sangat mudah dipelajari karena menekankan kemudahan dalam keterbacaan kode baik itu oleh pemula atau professional sekalipun.

Contoh syntax Python:

import sys

def even_odd(x):
    return "Even" if x % 2 == 0 else "Odd"

 

Python banyak digunakan dalam berbagai tujuan seperti pembuatan website dinamis, proyek AI atau Artificial Intelligence, komputasi ilmiah dan lain sebagainya. Dan cukup banyak library yang mendukung project yang kita buat, khususnya dalam proyek AI (Artificial Intelligence).

Sudah banyak perusahaan besar yang mengunakan bahasa pemrograman ini seperti Google, YouTube, Spotify, Instagram, Yahoo! dan lainnya.

 

PHP Logo

 

3. PHP

PHP merupakan singkatan dari Hypertext Pre-Processor, sebuah bahasa pemrograman server side scripting yang sangat populer digunakan dalam membuat aplikasi website dinamis. PHP memiliki flexibilitas yang tinggi, sehingga sudah banyak website yang menggunakan bahasa pemrograman ini dalam pengembangannya.

PHP ini sangat umum digunakan di Indonesia, alasannya cukup masuk akal, bahasa pemrograman ini memiliki komunitas yang besar dan open source alias gratis dimana pengguna bebas untuk melakukan modifikasi sesuai dengan kebutuhan. PHP dikembangkan oleh Rasmus Lerdrorf, seorang engineer dari Denmark.

Contoh syntax PHP:

<?php

$text = 'Hello World!';
if($text != '')
   echo $text;
else
   echo 'Silahkan input text';

 

Banyak website ternama yang mengunakan bahasa pemrograman ini dalam aplikasi mereka seperti Facebook, Wordpress, Joomla!, Digg dan lain sebagainya.

 

Javascript Logo

 

4. Javascript

Javascript ini merupakan bahasa pemrograman dasar dalam pengembangan website dan merupakan bahasa pemrograman yang dapat diimplementasikan kedalam website statis atau dinamis. Javascript berfungsi untuk mengatur dan memberikan berbagai jenis interaksi dalam interface website baik itu mengunakan framework atau vanilla (tidak mengunakan framework).

Contoh syntax Javascript:

function uppercase(str) {
    if(str == '') {
       return false;
    }
    return str.toUpperCase();
}

console.log(uppercase('hello world!'));

 

Saat ini, Javascript dapat digunakan dalam membuat website server side scripting dengan mengunakan Node.js dengan berbagai jenis framework seperti Express, Next.js, Nuxt.js, Sails.js, Meteor.js. Javascript juga dapat digunakan untuk berbagai jenis proyek, diantaranya front-end website, server side scripting, membuat game, IOT, mobile application dan masih banyak lagi.

Bahasa pemrograman ini sangat dianjurkan untuk dipelajari, karena hampir perusahaan dan website diseluruh dunia menggunakannya.

 

Ruby Logo

 

5. Ruby

Ruby merupakan bahasa pemrograman yang cukup populer karena mudah dipelajari oleh siapapun. Ruby ini bisa dibilang bahasa pemrograman paling mudah dibandingkan bahasa pemrograman lainnya. 

Ruby Pertama kali diciptakan oleh Yukihiro Matsumoto. Lalu dikembangkan kembali oleh seorang pembalap David Meinemeier Hanson yang membuat framework dalam bahasa Ruby yang bernama Rails, sehingga lahirlah Ruby on Rails.

Contoh syntax Ruby:

def read_file
  in_file = File.open("output.txt", "r")
  in_file.each_line do |line|
     puts line
  end
  in_file.close()
end

read_file()

 

Ruby on Rails banyak digunakan oleh perusahaan besar atau startup seperti AirBnb, Basecamp, Shopify, Github, Bukalapak dan Twitter. Bahasa pemrograman ini populer digunakan selain penggunaan syntax yang mudah karena kebanyakan menggunakan bahasa inggris, juga memiliki library yang sangat banyak dan flexibilitas yang tinggi, sehingga sangat cocok digunakan dalam website dinamis untuk skala kecil atau besar.

 

SQL Logo

 

6. SQL

SQL merupakan bahasa pemrograman yang mengatur dan menangani query dalam sebuah database. Sesuai dengan kepanjangannya yaitu Structure Query Language. SQL masuk kedalam bahasa pemrograman yang wajib dipelajari oleh back-end developer atau full-stack developer, karena untuk menangani dan mengatur alur data melalui database.

Contoh syntax SQL:

SELECT Customers.NamaCustomer, Orders.OrderID
FROM Customers
FULL OUTER JOIN Orders
ON Customers.CustomerID = Orders.CustomerID
ORDER BY Customers.NamaCustomer

 

Golang Logo

 

7. Go

Go atau Go-lang merupakan bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Google yang memiliki struktur kode yang simple dan efisien. Go ini mengabungkan beberapa prinsip seperti functional Programming dan Object Oriented Programming.

Contoh syntax Go:

package main
import "fmt"

func main() {
   fmt.Printf("Hello, World!")
}

 

Bahasa pemrograman ini dapat digunakan untuk pengembangan website atau mobile application. Dan memiliki kelebihan dalam syntax yang mudah dipahami dan proses integrasi yang baik.

 

Typescript Logo

 

8. Typescript

Typescript saat ini banyak digunakan oleh web developer untuk mengembangkan aplikasinya. Typescript diluncurkan pada tahun 2012 dan dirancang oleh Anders Hejlsberg yang merupakan redesign dari C#. Typescript sangat populer karena mengunakan syntax yang mirip dengan Javascript dan dapat digunakan dalam aplikasi skala besar.

Contoh syntax Typescript:

class Car {
   engine:string; 
 
   constructor(engine:string) { 
      this.engine = engine 
   }  

   disp():void { 
      console.log("Engine is : " + this.engine) 
   } 
}

 

Typescript merupakan bahasa pemrograman next-level dari javascript, dengan menerapkan konsep OOP dengan memanfaatkan class dan interface.

 

Rust Logo

 

9. Rust

Tahukah kalian, Rust merupakan bahasa pemrograman yang paling disukai oleh developer, itu karena Rust dapat menangani kendala pada software seperti penggunaan memori, kesalahan pada pointer, buffer dan lainnya. Itulah mengapa Rust masuk kedalam bahasa pemrograman yang paling dicari dan disukai dari developer seluruh dunia (menurut survey dari insight Stackoverflow).

Rust pertama kali diciptakan oleh Mozilla Foundation pada tahun 2006 dan bersifat open source yang mendukung beberapa prinsip pemrograman seperti functional programming dan prosedural. Rust memiliki syntax yang mirip dengan C++ atau C, namun menawarkan penggunaan memori yang lebih baik, pengamanan kode yang baik dan menjaga performa.

Contoh syntax Rust:

fn main() {
    println!("Rust say: Hello, World!");
}

 

Bahasa pemrograman ini dapat digunakan dalam berbagai proyek seperti website, command line, distributed service dan lain sebagainya. Beberapa perusahaan besar yang mengunakan Rust dalam pengembangan aplikasinya seperti Cloudflare, Microsoft, Dropbox dan lain sebagainya.

 

Kotlin Logo

 

10. Kotlin

Kotlin merupakan sebuah bahasa pemrograman modern yang disajikan dalam platform Java tanpa batas. Kotlin dapat berjalan dengan berbagai library dan framework Java dengan baik. Kotlin sangat diminati terutama oleh para developer Android. Kotlin dikembangkan oleh JetBrains dan diadopsi oleh Google, yang menjadikan kotlin sebagai First Class Language dalam pembuatan aplikasi android.

Contoh syntax Kotlin:

fun main(args: Array<String>) {
    if (args.isNullOrEmpty() || args[0].isBlank()) {
        println("Usage: please provide a string")
    } else {
        println(args[0].capitalize())
    }
}

 

Beberapa perusahaan besar seperti Gojek, Slack, Pinterest udah mengunakan bahasa pemrograman Kotlin ini. Kotlin merupakan bahasa pemrograman yang powerfull, open source, syntax yang ringkas dan sangat mudah dipelajari.

 

C Sharp Logo

 

11. C#

C# atau C-Sharp merupakan bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan umum seperti website, desktop application. machine learning atau mobile application. C# mengunakan prinsip pemrograman Object Oriented Programming yang mengusung konsep class, inheritance, encapsulation dan polymorphism.

Contoh syntax C#:

namespace Sample
{
    public class HelloWorld {
        static void Main() {
            System.Console.WriteLine("Hello, World!");
        }
    }
}

 

Bahasa pemrograman ini dikembangkan oleh developer Microsoft, Anders Helsberg untuk membuat bahasa utama dalam lingkungan atau environment .NET Framework. Dan masuk kedalam salah satu bahasa pemrograman populer dari kalangan developer seluruh dunia.

 

Swift Logo

 

12. Swift

Swift merupakan bahasa pemrograman modern yang dibuat untuk produk apple yang mengabungkan antara kecepatan, keamanan dan fungsi yang baik. Swift pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 yang diciptakan untuk menyelesaikan masalah pada Objective-C.

Contoh syntax Swift:

import Foundation

guard CommandLine.argc > 1 else {
    exit(0)
}

let usersString = CommandLine.arguments[1]
let reversedCollection = usersString.reversed()
let reversedString = String(reversedCollection)

print(reversedString)

 

Bahasa pemrograman ini dapat berjalan baik bersamaan dengan bahasa pemrograman lainnya seperti C, C++ dan Objective-C. Swift sangat mudah dipelajari karena syntax kode yang bersih, dimana tidak memerlukan titik koma dalam akhir sebuah kode. Penggunaan yang mudah, aman dan open source. Beberapa Aplikasi populer yang mengunakan Swift ini diantaranya YouTube dan Instagram versi iOS.

 

Kesimpulan

Berbagai jenis bahasa pemrograman yang dapat kita pelajari untuk mengupgrade skill programming kalian dalam memenuhi kebutuhan pasar, mengingat saat ini sudah banyak perusahaan yang membutuhkan jasa dari software developer. Selain itu, kita juga dapat membuat sebuah aplikasi yang modern.

Share