Apa Itu Ruby on Rails Serta Kelebihannya

Faktor mengapa Ruby on Rails ini sangat menarik karena Framework ini yang mudah untuk dipelajari ...
Penulis
Admin
Kategori
Teknologi Web
Estimasi
6 menit baca
Dilihat
379
Posting
02 Aug 2022
Apa Itu Ruby on Rails Serta Kelebihannya Faktor mengapa Ruby on Rails ini sangat menarik karena Framework ini yang mudah untuk dipelajari oleh siapapun yang sebelumnya tidak tahu tentang programming Apa Itu Ruby on Rails Serta Kelebihannya
2022-11-25

Diantara banyaknya Web Framework yang tersedia di dunia ini, salah satu framework yang sangat mencuri perhatian kami diantara Web Framework lainnya yaitu Ruby on Rails, apa yang membuat Ruby on Rails ini menarik dan special, nanti akan kita bahas. Mungkin salah satu dari kalian sudah ada yang mengetahui Web Framework yang satu ini, tak jarang orang yang menguasai framework ini dicari dalam berbagai industri digital saat ini. Faktor mengapa framework ini sangat menarik karena mudah diakses dan juga mudah untuk dipelajari oleh siapapun yang sebelumnya tidak mengenal dunia programming, juga bisa dibilang RoR merupakan bahasa pemrograman yang lebih mudah dibandingkan bahasa pemrograman lainnya yang mengharuskan kamu untuk memahami secara teoritis dalam menulis syntax code pertama kamu.

Ratusan ribu website yang mengunakan framework ini, mungkin dari kalian ada yang tahu dari daftar populer website ini yang mengunakan Framework RoR seperti Twitter, GitHub, Shopify, Basecamp, di indonesia ada Bukalapak, Genelify dan masih banyak lagi.

Menurut sumber dari dice.com, Ruby on Rails ini termasuk kejajaran dengan gaji tertinggi bersamaan dengan bahasa pemrograman lainnya seperti Go, Phyton, Objective-C. Untuk mempermudah proses development, juga menyediakan dukungan lengkap seperti Dokumentasi, Presentasi serta Komunitas yang siap membantu pengguna.

 

Apa Itu Ruby on Rails Serta Kelebihannya

 

 

1. Apa pengertian Ruby on Rails

Pada dasarnya, Ruby merupakan bahasa pemrograman dan Ruby on Rails merupakan framework yang dibangun melalui bahasa Ruby, bahasa Ruby pertama kali diciptakan oleh programmer asal jepang yaitu Yukihiro Matsumoto lalu David Meinemeier Hanson sekaligus seorang pembalap dan programmer membuat sebuah Framework dalam bahasa ruby yaitu Rails dengan syntax dan block yang sangat mudah dipelajari dan elegan.

Framework ini merupakan satu set Tools Development dengan kelebihan memudahkan sistem kerja developer lebih praktis dan cepat, para programmer Ruby cenderung puas dengan syntax, tools yang ada, itulah hal yang membuat RoR sangat hebat. Pada dokumentasinya, terdapat banyak tips yang dibutuhkan agar menjadi expert dalam menguasai Ruby on Rails.

Banyak contoh open source yang bisa kamu coba, dokumentasi API juga tersedia untuk menjelajah semua framework class dan method, Rails Core Team merilis buku yang dapat didownload oleh user Ruby seperti ‘Agile Web Development with Rails’ dan ‘Crafting Rails for Application’ untuk mengajarkan kamu dalam menguasainya dengan cepat.

Rails dibangun dengan arsitektur MVC (Model - View - Controller) yang mengatur hubungan antara object dan database. David Meinemeider Hanson pernah berkata dalam sebuah wawancara mengapa ia mengunakan bahasa Ruby dalam Frameworknya yaitu karena bahasanya yang ringkas dan didukung teknik rekayasa software high level yang dia butuhkan.

Framework ini dibuat untuk menyederhanakan dalam proses pembuatan aplikasi web dan berjalan dalam sisi server web, juga menyajikan informasi kedalam sisi client (browser web), oleh karena itu bisa dikatakan sebagai aplikasi yang berjalan pada sisi server web atau back-end.

 

2. Framework yang dibangun dengan kerangka MVC (Model View Controller)

MVC atau Model View Controller merupakan pola framework dalam pembuatan aplikasi web atau desktop, seperti yang kita ketahui banyak Framework lain mengunakan arsitektur ini seperti PHP, Angular.js dll, MVC bertujuan untuk memisahkan logika code aplikasi menjadi tiga bagian yang saling terhubung.

 

Apa Itu Framework Ruby on Rails dan Kelebihannya

image source: pinterest.com

 

Model yaitu berisi code logika aplikasi, object data yang berkaitan, View merupakan representasi dari data-data yang akan ditampilkan, Controller merupakan bagian yang menghubungkan antara Model dan View, memperoleh input dari user dan mengambil data dan memprosesnya dari Model untuk ditampilkan ke View. Pola ini membuat aplikasi kita menjadi sangat flexsibel dalam sebuah framework.

Berikut merupakan contoh penggunaan controller pada RoR:

class UsersController < ApplicationController
    before_action :set_users, only: [:show]

    def index
        @users = Users.search(params).
        page(params[:page] || 1).per(params[:per_page] || 10).order("address ASC, users.updated_at desc")
    end

    def show
    end

    private
        def set_users
            @users = Users.find(params[:id])
        end
    end

 

3. Lalu apa saja kelebihan dari Ruby on Rails

Beberapa kamu mungkin setuju dengan list berikut mengapa framework ini sangat powerful dalam pembuatan aplikasi website, diantaranya:

  • Dirancang untuk memudahkan user

Rails memang dirancang untuk memudahkan user untuk membuat aplikasi web, Convention over configuration merupakan prinsip yang diusung oleh framework ini, dimana penguna Rails tidak akan direpotkan untuk mengkonfigurasi pengaturan seperti koneksi dan database, karena Rails sudah tersedia alur programnya dan user hanya mengatur nilainya saja seperti nama database, host, username dan apakah memakai MySQL, Postgree, Oracle dsb. Prinsip ini membebaskan dari total kontrol yang membuat mereka tetap berkonsentrasi pada proses development.

  • Efisiensi

Selain prinsip diatas, juga mengusung prinsip lainnya seperti DRY Don't Repeat Yourself yang tujuannya untuk meningkatkan efisien dalam menuliskan script pada aplikasi website, prinsip ini umum digunakan pada software development yang mendorong developer mengulangi dalam kode baris kode mereka, ini membuat kode menjadi mudah dikelola dan mudah dipahami, Rails telah memanfaatkan fitur Ruby yaitu meta-programming agar kode baris DRY tersebut tetap terjaga dengan baik.

  • Library

Rails memiliki Gems/Plugin ratusan ribu atau external library yang dapat diimplementasikan kedalam aplikasi web, dengan besarnya komunitas ini, developer RoR memiliki banyak solusi dan tidak perlu khawatir dengan permasalahan dengan hadirnya ribuan Gems/Plugin tersebut. Rails sudah terintegrasi dengan ORM Library yaitu ActiveRecord, dimana penulisan query kedalam database akan singkat Misalnya kita punya table users dan model Usermaka untuk menampilkan semua data dari table users cukup dengan User.all

  • Kode yang clean

Syntax yang pakai dalam framework ini memiliki karakteristik yang simple dan elegan dan enak dilihat, jika kamu merupakan programmer pemula dan mengunakan RoR, dipastikan kamu tidak akan mudah lelah dalam proses pembuatan syntaxnya karena visual code yang bersih dan mudah dipahami.

  • Memiliki komunitas yang besar 

Saat ini Rails memiliki banyak pengguna dalam pembuatan website startup mereka, pengguna rails sangat mudah ditemukan di google atau platorm lainnya yang akan menghubungkan kamu dengan penguna Rails lainnya. tidak ada salahnya kamu mempelajari RoR dari sekarang.

  • Keamanan atau security

Salah satu faktor bagus atau tidak sebuah framework terletak pada securitynya, karena terdapat beberapa fitur yang berpusat pada keamanan aplikasi web yang terlindung dari SQL injection, XSS Attack, ada beberapa plugin/gems pada Ruby on Rails yang tersedia untuk mencegah hal ini.

 

4. Apakah Ruby on Rails ramah bagi pemula ?

Banyak bahasa pemrograman yang tersedia saat ini yang bisa kamu pelajari dan kuasai, namun mungkin ada beberapa orang yang kesulitan dalam memahami bahasa mesin untuk mengimplementasikannya kedalam sebuah aplikasi.

Rob Dey of Coder pernah berkata memperlajari pemrograman bisa menjadi hal yang sulit, tetapi para developer Ruby mendapat benefit dari syntax yang bersih dan indah, plugin yang kuat dan percepatan dalam peluncuran produk-produk mereka, beberapa hal mengapa RoR sangat ramah bagi pemula:

  • Hal yang menakutan bagi pemula adalah bahasa mesin yang asing dan membuat kebingungan dalam menuliskan syntax code, kabar baiknya Ruby sangat mudah dibaca karena penggunaan bahasa inggris didalamnya yang tidak akan menjadi hal yang menakutkan lagi dalam menyentuh kode logika pertama kali.
  • Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya seperti Javascript atau PHP yang mengharuskan titik koma pada akhir kode logika.
  • Spacing atau indenting tidak menjadi masalah seperti kurung buka dan tutup () atau kurung kurawal {}, syntax kode aplikasi masih bisa berjalan normal dan berfungsi.

Dari poin-poin tersebut developer mendorong produktifitas dalam mengubah ide menjadi kenyataan dengan cepat, dimana developer dapat mengarahkan aplikasi mereka dengan flexible dan cepat.

 

5. Membuat project dengan Ruby on Rails

Untuk mencoba menginstall Ruby on Rails, pertama kamu install ruby dan RubyGems pada paket manager, direkomendasikan kamu mengunakan versi Ruby terbaru, dan juga Ruby dapat berjalan pada cross platform pada windows, mac atau linux, jika kamu sudah menginstallnya, kamu dapat memasang Framework Rails dengan menginput perintah berikut pada terminal:

$ gem install rails


Untuk memulai Aplikasi dan Server kamu bisa masukan perintah berikut:

$ rails new path/to/your/new/application
$ cd path/to/your/new/application
$ rails server


Hasil bisa kamu cek pada browser dengan alamat:

http://localhost:3000/

Jika kamu mengalami kesulitan dalam membuat syntax pada code kamu atau mengalami error atau kendala pada aplikasi website kamu, cobalah untuk bergabung dengan komunitas programmer RoR lainnya, mereka akan membantu kamu dengan sukarela dan mendiskusikan error pada syntax code kamu.

 

Akhir kata

Jika kamu tertarik dalam mendalami sebuah bahasa dan framework yang mudah untuk dipahami dan memiliki masa depan yang baik, mungkin Ruby on Rails menjadi salah satu list dalam belajar kamu, karena sudah banyak industri digital yang mengunakan Web Framework ini dalam mengembangkan Bisnis mereka yang lebih besar lagi.

Share