Apa Google AMP itu? Dan Apa Kelebihannya

Google AMP merupakan singkatan dari Accelerated Mobile Pages yang memanfaatkan kecepatan sebuah w...
Penulis
Admin
Kategori
Teknologi Web
Estimasi
3 menit baca
Dilihat
789
Posting
18 Jul 2022
Apa Google AMP itu? Dan Apa Kelebihannya Google AMP merupakan singkatan dari Accelerated Mobile Pages yang memanfaatkan kecepatan sebuah website menjadi cepat jika diakses melalui smartphone. Apa Google AMP itu? Dan Apa Kelebihannya
2022-11-25

Dalam perkembangan era teknologi yang semakin pesat, bermunculan berbagai macam alat untuk mempermudah pekerjaan kita ketika memiliki produk digital seperti website seperti yang satu ini yaitu Google AMP. Mari kita berkenalan dengan Google AMP, bagaimana cara kerjanya pada website lalu apa kelebihan dan kekurangannya.

 

Berkenalan dengan Google AMP, Cara Kerja Dan Manfaatnya

Image Source: amp.dev

 

 

1. Apa itu Google AMP

Google AMP pertama kali diluncurkan oleh Google pada tahun 2016 lalu. Google AMP atau Accelerated Mobile Pages digunakan untuk mempercepat loading pada website jika diakses melalui smartphone.

Alasan mengapa layanan ini diluncurkan adalah banyaknya user yang meninggalkan suatu website jika melebihi batas waktu yang telah Google tetapkan yaitu 4 detik, Hal ini dapat menanggulangi lamanya loading website dengan cara menurunkan data jika diakses melalui smartphone.

Google AMP sangat cocok untuk halaman yang berisi konten seperti artikel atau konten statis dan layanan ini mirip dengan Facebook Instant Articles, namun yang membedakan hanyalah platform yang digunakan. AMP hanya dapat digunakan pada mesin pencari Google begitupun Facebook dengan Instant Articles.

Tanda jika website sudah terpasang dengan AMP adalah adanya tanda petir pada mesin pencari dalam perangkat mobile. Layanan ini akan menurunkan spesifikasi data untuk mencapai kecepatan yang maksimal dengan memanfaatkan tiga komponen yaitu HTML, Javascript dan Cache.

 

2. Bagaimana cara kerja Google AMP

AMP tidak jauh berbeda seperti Facebook Instant Articles, singkatnya beberapa kode HTML tidak bisa digunakan pada layanan ini dan hanya mengunakan beberapa tag HTML, CSS bertujuan untuk mengoptimasi sebuah website, bahkan javascript pun akan ditiadakan agar akses lebih cepat.

 

Cara kerja Google AMP

 

3. Apa kekurangan dan kelebihan dari Google AMP

Layanan ini memiliki fungsi utama untuk mempercepat loading sebuah website, namun ada beberapa poin dari kekurangan dan kelebihan yang dimiliki diantaranya:

  • Kelebihan layanan ini adalah gratis tanpa sepeser pun biaya dan yang pastinya akan menjadi mobile friendly ketika diakses melalui smartphone bahkan dengan koneksi internet yang lelet sekalipun, website yang mengunakan layanan ini dapat diakses dengan baik.
  • Namun kekurangannya adalah konten menjadi minimalis karena hanya menonjolkan konten yang dihasilkan, karena AMP tidak mendukung atau menonaktifkan seperti plugin, tema, widget atau iframe yang memberatkan loading website.
  • Selanjutnya yang paling penting adalah mendongkrak SEO pada website tersebut, karena hal yang paling mesin pencari utamakan adalah kecepatan dan flexibilitas pada website itu sendiri.
  • Selain SEO, AMP dapat meningkatkan performa UX, gambar dan meringankan beban kerja server. Data yang dihasilkan akan diambil melalui cache dari resources yang sudah diatur.
  • Jika kalian mengunakan Google Adsense pada website artikel, beberapa iklan yang dihasilkan Google Adsense tidak akan sepenuhnya tampil pada website yang mengunakan AMP, tentu ini menjadi kekurangan dari layanan ini, karena tidak semua iklan pada Adsense sudah support.

 

Perbedaan google amp dan pwa

 

4. Lalu apa perbedaan Google AMP dengan PWA (Progressive Web Apps)

AMP dan PWA sama-sama diciptakan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam mengunakan sebuah website, fungsi keduanya sama-sama juga untuk mengoptimasi pada perangkat mobile.

Progressive Web App atau PWA adalah sebuah alat atau aplikasi yang dibentuk untuk melakukan optimasi pada suatu website bahkan dengan tidak ada koneksi sekalipun, karena konten-konten assets akan dicache, dimana ketika user merequest data akan diambil melalui cache. Dan juga bisa diinstall seperti pada aplikasi-aplikasi pada umumnya kedalam home screen smartphone kalian.

Namun keduanya sama-sama memiliki tujuan yang sama yaitu mengoptimasi website agar mobile friendly, user friendly, dan ramah koneksi internet.

Lalu apa yang bisa saya terapkan kedalam website dengan mengunakan Google AMP atau PWA? jawabannya adalah tergantung tipe website kalian, yang menjadi perbedaan adalah dari segi SEO, kecepatan dan user.

1. SEO

Dari segi konten, AMP lebih baik dari PWA itu dikarenakan layanan ini akan mengkompresi halaman website didalam mesin pencari yang menandakan ada tanda petir itu tadi, dengan kata lain Google memberi tahu user bahwa website yang mengunakan AMP jauh lebih baik ketimbang tidak mengunakan sama sekali.

PWA berfungsi sama-sama untuk membuat website menjadi mobile-friendly namun tidak berefek pada SEO, itu dikarenakan PWA hanya berfokus pada javascript saja dan sulit untuk diindex oleh mesin pencari.

2. Kecepatan

Layanan ini sepenuhnya lebih baik daripada PWA, itu dikarenakan kecepatan yang dihasilkan AMP setidaknya hanya membutuhkan 1 detik saja. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, layanan ini hanya mengunakan beberapa assets saja untuk merendernya kedalam website berbeda dengan PWA.

PWA bergantung pada seberapa banyak konten yang digunakan dan optimasi dari developer itu sendiri.

Jika website kalian mengunakan wordpress, kalian bisa manfaatkan plugin khusus secara gratis, dan pengunaannya pun cukup mudah, selayaknya plugin yang biasa kamu install kedalam wordpress.

 

Kesimpulan

Dengan berkembangnya teknologi berbagai kemudahan untuk menunjang website kita agar semakin muah diakses oleh pengguna. AMP bisa menjadi solusi untuk website kalian untuk meningkatkan engagement, SEO dan kecepatan website.

Share