Apa Itu DevOps? Seperti Apa Cara Kerjanya

DevOps adalah sebuah singkatan dari Development dan Operational, yang mengintegrasikan dari berba...
Penulis
Admin
Kategori
Website
Estimasi
4 menit baca
Dilihat
813
Posting
16 Jul 2022
Apa Itu DevOps? Seperti Apa Cara Kerjanya DevOps adalah sebuah singkatan dari Development dan Operational, yang mengintegrasikan dari berbagai tim seperti dari tim development dan tim operational. Apa Itu DevOps? Seperti Apa Cara Kerjanya
2022-11-25

Bagi kamu yang sudah terjun kedalam dunia programming atau digital pasti sudah mengenal apa itu DevOps. Yang menariknya DevOps bukanlah sebuah software, terlihat dari namanya sih seperti nama Software ya, tapi sebetulnya bukan.

DevOps merupakan sebuah konsep dalam industri teknologi, bagaimana memanage perencanaan sebuah project dalam tim yang dapat berjalan dengan baik, artinya DevOps mengkombinasikan sebuah praktik dan menjadi alat untuk meningkatkan kemampuan dari sebuah perusahaan agar dalam proses membuat aplikasi atau software menjadi terarah dan jelas, daripada mengunakan cara tradisonal.

DevOps adalah sebuah singkatan dari Development dan Operational, yang mengintegrasikan dari berbagai tim seperti dari tim development dan tim operational. Dibawah naungan DevOps, kedua dari tim tersebut akan bekerja sama dalam proses tahap development dan hasil akhirnya akan membuat produk yang berkualitas dan sesuai.

 

 

Mengenal Lebih Dalam DevOps, Pengertian, Cara Kerja DevOps

Pic by: itcertinfographic.blogspot.com

 

1. Bagaimana awal mula munculnya DevOps

DevOps bermula dari seorang konsultan bernama Patrick Debois yang memiliki tujuan untuk mempelajari dari aspek teknologi. Ketika proses berlangsung, ia merasa tidak sesuai antara tim development dan tim operational saat mengerjakan project, akhirnya ia pertemukan dengan Andrew Shafer untuk mendirikan Agile System Administration.

 

2. Apakah DevOps itu memang benar-benar dibutuhkan?

Setelah kalian memahami pengertian dari DevOps itu sendiri dan awal mula DevOps berdiri, kita melihat dari sisi pengembangan sebuah produk, ketika client meminta untuk membuat sebuah produk seperti software, pasti client tersebut menginginkan kualitas yang baik dan stabil.

Dalam menangani hal tersebut, tim development dapat bekerja dengan cepat dan fokus dalam proses developmentnya saja dan tim operational lebih fokus kepada perubahan dan pengembangan. DevOps bertugas untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dengan cara mengintegrasikan yang terkait dalam proses development baik itu developer, security engineer, system admin dll.

Dan tim development hanya berfokus pada pengembangan software sesuai tujuan untuk memenuhi keinginan client dengan menjaga integritas dan kestabilan dalam sistem.

Beberapa manfaat adanya DevOps ini:

1. Bergerak cepat

Dengan adanya DevOps mendorong sebuah bisnis menjadi berkembang dan memungkinkan proses akan lebih cepat maupun dalam berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan yang ada.

2. Perilisan sebuah produk menjadi cepat

Hal ini juga sangat berdampak pada perusahaan dimana dengan adanya DevOps, dapat merilis sebuah produk menjadi cepat dan bahkan melebihi dari kompetitor.

3. Kolaborasi tim menjadi baik

Dibawah naungan DevOps, tim yang berperan penting dari tim development dan tim operational akan menjadi lebih solid, dapat bertanggung jawab dan mengkombinasikan alur kerja keduanya dengan tujuan efisiensi.

 

Cara kerja Devops

 

3. Lalu apa saja yang biasa dilakukan oleh DevOps

Salah satu tanggung jawab DevOps yaitu melakukan update produk yang kecil dan cepat. Dalam industri teknologi, ini disebut dengan minor / patch update. Artinya dengan melakukan update produk yang kecil, organisasi atau perusahaan dapat melakukan inovasi produknya lebih cepat, lalu apa step by step yang biasa dilakukan oleh DevOps itu?

1. Continuous Integration

Continuous Integration adalah sebuah layanan yang dimana melakukan pengujian atau build yang mengintegrasikan dengan beberapa source code repository seperti Github, Gitlab, Bitbucket dan layanan lain sejenis yang mendeteksi error.

Jika terjadi error atau kesalahan, tim development akan langsung segera melakukan perbaikan kode, layanan Continuous Integration gratis bisa kalian temukan seperti Circle CI, Travis CI, Gitlab CI dll.

2. Continuous Delivery

Continuous Delivery merupakan sebuah alur kerja dalam development yang melakukan perubahan pada kodingan seperti penambahan fitur, perbaikan bug, pengubahan pada konfigurasi dll. Dan ketika semua sudah melakukan test & build pada Continuous integration tadi, tim developement akan melakukan update pada aplikasi yang sedang berjalan.

Manfaat dari Continuous Delivery dapat memungkinkan tim memberikan nilai dalam bisnis lebih cepat ke client, hal ini dapat membuat selangkah lebih maju dari pada kompetitor selain dari sisi mempercepat waktu perilisan software, membentuk sebuah produk yang berkualitas dan meningkatnya produktifitas dan efisiensi.

3. Continuous Deployment

Continuous Deployment merupakan proses setelah Continuous Integration dan Continuous Delivery. Continuous Deployment dapat dilakukan setelah semua berjalan dengan baik dan dapat melihat beberapa perubahan pada environment testing, deploy atau production.

Beberapa aplikasi atau tool yang biasa digunakan dalam Continuous Deployment seperti Jenkins, Gitlab CI/CD, Travis CI, Circle CI dll.

4. Configuration Management

Configuration Management adalah proses maintain pada sebuah produk yang biasa dilakukan oleh system enginerring dan memastikan sebuah produk dari konsistensi.

Proses ini dapat mempermudah dalam otomatisasi dan standarisasi ketika melakukan konfigurasi dalam server dan meminimalisir kesalahan.

5. Infrastucture as a Code (IAAC)

Infrastucture as a Code atau IAAC adalah sebuah alur kerja dalam sistem arsitektur dalam sebuah produk melalui kode yang dapat diprogram, distandarisasi.

IAAC tidak membangun sebuah server secara manual, namun hanya dalam beberapa baris kode saja. Manfaat dari IAAC ini adalah memungkinkan developer dapat dengan mudah menambah perintah baru hanya melalui baris kode seperti konfigurasi data center server, storage atau jaringan dengan efisien.

6. Monitoring dan logging

Dalam sebuah produk, diharuskannya untuk melakukan memonitoring untuk mengetahui bagaimana produk digunakan oleh client. Peran DevOps sangat penting dalam memonitor, hal ini bertujuan untuk mengindentifikasi jika terjadi masalah.

Dan juga peran DevOps untuk menganalisa logging pada aplikasi. Dimana tim dapat lebih memahami bagaimana aplikasi itu berjalan dengan baik atau tidak.

 

Kesimpulan

Peran DevOps sangat berpengaruh dalam lingkungan kerja teknologi dimana prinsip ini dibuat untuk mengatasi segala permasalahan dalam mengatur alur dalam aplikasi. 

Profesi DevOps menjadi salah satu profesi yang berkembang, karena dapat menyatukan alur proses, alat yang digunakan untuk mencapai kepuasan client yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Share