10 Cara Mempercepat Loading Website Paling Ampuh!

Bagaimana cara atau tips untuk mempercepat loading website kita untuk meningkatkan konversi dan e...
Penulis
Admin
Kategori
Tutorial
Estimasi
12 menit baca
Dilihat
2.1K
Posting
21 Jun 2022
10 Cara Mempercepat Loading Website Paling Ampuh! Bagaimana cara atau tips untuk mempercepat loading website kita untuk meningkatkan konversi dan engagement untuk bisnis, e-commerce, penjualan atau lainnya. 10 Cara Mempercepat Loading Website Paling Ampuh!
2022-11-25

Bagaimana cara atau tips untuk mempercepat loading website untuk meningkatkan konversi dan engagement dan bagaimana solusi tentang hal ini, jika kamu merupakan pemilik website entah untuk bisnis, e-commerce, penjualan, dan layanan lainnya berpikir bahwa kecepatan loading dalam situs itu tidak penting, ini merupakan kesalahan besar!

Menurut survey dari crazyegg.com, 1 detik saja jika website mengalami penundaan ketika meload sebuah halaman akan mengakibatkan:

  • Lebih sedikit tampilan halaman
  • Penurunan kepuasan pelanggan
  • Kehilangan konversi

Website mengalami beberapa detik ekstra untuk meload sebuah halaman yang akan berdampak buruk untuk menghasilkan pengunjung baru dan konversi terhadap penjualan.

Kecepatan sangatlah penting, situs tidak hanya berisi tentang konten atau tampilan yang eye catching untuk kepuasan pengunjung, hal ini juga berdampak pada menghasilkan ranking yang baik dimata Google dan juga menghasilkan laba profil yang maksimal. mari kita bahas satu persatu.

 

 

Bagaimana kecepatan loading website mempengaruhi konversi

Kenyataanya hampir semua pengunjung berharap pada situs yang dikunjunginya dapat memuat kurang dari 2 detik dan akan meninggalkan situs jika dimuat dalam lebih dari 3 detik, jika situs membutuhkan waktu lebih dari 3 detik untuk meload sebuah halaman, hampir dipastikan kehilangan setengah dari pengunjung sebelum mereka tiba dalam meload situs.

Cukup memberikan pukulan yang keras mengapa hal ini bisa terjadi dan juga bagi pengunjung yang tetap stay dalam website dalam waktu yang sangat lambat dalam meload sebuah halaman, secara tidak langsung dapat mengakibatkan pengunjung tidak akan kembali lagi dimasa mendatang dan mengatakan bahwa situs yang dikunjunginya memiliki kinerja yang buruk.

 

10 Tips Dan Cara Mempercepat Loading Website

Image Source: crazyegg.com

 

Dan hasil survey yang dilakukan oleh crazyegg.com, dalam artikelnya mengatakan, 52% Customer mengatakan bahwa loading kecepatan dalam situs sangat penting untuk menjaga loyalitas mereka dan 44% mengatakan bahwa customer akan memberi tahu teman mereka tentang pengalaman dengan situs yang memiliki kinerja yang buruk.

Dalam survey ini jika suatu situs mengalami penundaan loading satu detik saja dapat menurunkan kepuasan pelanggan hingga 16%.

Salah contohnya adalah walmart yang mendapatkan peningkatan konversi dan pendapatan setelah mereka meningkatkan kecepatan dalam websitenya, mereka menemukan bahwa pengunjung yang menerima konversi telah mengalami dua kali lebih cepat dibandingkan penunjung yang tidak menerima konversi.

 

Bagaimana kecepatan loading website mempengaruhi visibilitas

Setelah Google mempertimbangkan kecepatan loading dalam hasil pencarian mereka, hal ini juga berpengaruh dalam penguna yang mudah dalam menjangkau sebuah website, Pada Desember 2017, mesin pencari google telah mengubah peringkat dalam hasil pencarian mereka berdasarkan situs yang memiliki halaman versi seluler.

  • 1. Perangkat seluler

Kenyataannya seiring berkembangnya waktu dan teknologi, penelusuran versi seluler melebihi penelusuran versi dekstop, ini berarti Google akan memberikan hasil dalam mesin pencarinya yang mengutamakan website yang memiliki versi seluler, Google tidak ingin memberikan hasil pencariannya kepada user dengan situs yang tidak dapat berfungsi dengan baik dalam perangkat seluler.

  • 2. User Experience (UX)

User Experience telah menjadi faktor dalam peringkat dalam mesin pencari, sebelum perubahan ini terjadi hanya user dalam penguna desktop yang menjadi pertimbangan jadi meskipun memiliki experince yang buruk dalam seluler, website tersebut masih ada kesempatan dalam peringkat halaman utama mesin pencari, namun faktanya saat ini hal itu tidak akan terjadi lagi, sekarang halaman situs yang akan diindex, akan berurut berdasarkan peringkat website yang memiliki pengalaman yang baik kepada pengguna seluler.

Jika ingin meningkatkan peringkat dan visibilitas dalam sebuah website, kamu harus mengetahui bagaimana cara untuk mengurangi waktu dalam meload halaman secepat mungkin dan memiliki tampilan yang responsif pada browser atau perangkat seluler dengan ukuran layar apapun.

 

Apa yang mengakibatkan website saya lambat

Cobalah untuk melakukan tes kecepatan situs dalam tools yang tersedia diinternet, seperti contohnya Google Pagespeed Insight dan mencari seberapa cepat waktu yang dibutuhkan dalam meload sebuah halaman.

Beberapa alasan umum mengapa situs menjadi lambat adalah bisa saja dipengaruhi dari server yang digunakan, ukuran gambar yang besar atau jumlah pengalihan dalam website itu sendiri, hal itu mengharuskan untuk mengambil beberapa langkah dalam meningkatkan kecepatan sebuah situs dan meningkatkan pengalaman penguna yang baik.

  • 1. Berapa load time terbaik

Menurut Google, waktu kecepatan yang terbaik adalah 3 detik, menurut temuan dalam benchmark hampir sebagian besar website tidak mendekati itu, Google menemukan bahwa 70% halaman situs yang dianalisis membutuhkan hampir dari 6-7 detik untuk menampilkan tampilan visual, tidak ada rata-rata dari semua industri yang mereka kelola namun yang direkomendasikan oleh Google adalah 3 Detik.

  • 2. Lalu bagaimana caranya untuk mempercepat loading website

Ada banyak faktor yang berpengaruh dalam waktu yang dibutuhkan dalam setiap meload sebuah halaman, ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil untuk membuat website menjadi cepat dan juga meningkatkan pengalaman baik kepada pengguna.

Kamu tidak perlu untuk menghabiskan seluruh waktumu untuk memperbaiki semua ini, lakukan secara perlahan. Jika sudah melakukan hal yang kami sebutkan sebelumnya, kamu mungkin berpikir untuk mencari apa lagi yang bisa saya lakukan untuk meningkatan kecepatan website saya.

Berikut adalah beberapa list rekomendasi untuk mempercepat loading sebuah situs.

 

1. Minifikasi file-file seperti CSS, Javascript dan output dari HTML

Sebelum ke hal lainnya, alangkah baiknya kita utamakan file-file yang umum digunakan, karena file-file ini sangat penting untuk kita optimasi. Dengan banyaknya file JS dan CSS yang digunakan, secara tidak langsung akan menambah jumlah request yang akan dimuat.

Kamu dapat mengurangi jumlah file JS atau CSS dengan mengabungkan atau meminifikasi yang dapat mengurangi ukuran file serta total file yang akan direquest oleh situs.

Jika website mengunakan template sebagai tema UI, coba cek apakah file-file yang digunakan sudah terminifikasi atau belum, mungkin kamu berpikir dengan mengunakan template akan memudahkan dalam membangun website, tapi ada kalanya kita harus jeli untuk mengecek isi dari kode-kode tersebut.

Terkadang terdapat saya temui ada beberapa template yang memiliki code yang berantakan, perlu diketahui hal ini sangat berpengaruh dalam performa, dengan meminifikasi berarti kode sudah menghilangkan beberapa bagian yang tidak perlu seperti format, spasi dll, hal ini penting untuk memastikan situs kamu menggunakan resources seminimal mungkin.

 

10 Tips Dan Cara Mempercepat Loading Website

crazyegg.com

 

Lalu cek apakah situs menggunakan banyak file JS atau CSS, cobalah untuk mengabungkannya menjadi satu, jika kamu menemukan kode-kode CSS atau JS belum terminifikasi, sebaiknya minifikasi sekarang juga, kamu bisa mengunakan tools gratis diinternet untuk minifikasi CSS/JS yang digunakan.

Bagaimana jika menggunakan Wordpress, coba gunakan plugin yang disediakan seperti WPRocket untuk memproses dengan sederhana. Fungsi dari minifikasi adalah merampingkan ukuran sebuah file CSS, JS maupun output dari HTML.

Semakin sedikit resources yang digunakan, maka semakin sedikit permintaan request HTTP yang dibutuhkan oleh browser, hal ini akan memuat halaman menjadi cepat.

 

2. Gunakan CDN dan Async pada file seperti CSS dan Javascript

Fungsi async adalah agar dapat memuat secara bersamaan, load file secara async dapat mempercepat loading situs ketika browser sedang melakukan request, jika file CSS atau Javascript tidak async maka akan berhenti sampai file tersebut terload sepenuhnya. Kamu juga dapat mengunakan CDN dalam mengunakan file-file JS dan CSS yang kamu butuhkan, seperti JQuery, Bootstrap dll.

CDN dapat meningkatkan kecepatan loading dengan cara menyimpan konten yang digunakan dalam beberapa lokasi diseluruh dunia, caching CDN biasanya berada didekat ke pengguna akhir daripada server berasal, permintaan file yang mungkin beribu-ribu mil bahkan melintasi beberapa jaringan.

Dengan menggunakan CDN tentu akan mempercepat proses pemuatan halaman, percayalah.

 

3. Kurangi request HTTP

Hampir 80% dalam membuka sebuah website biasanya banyak dihabiskan dengan mengunduh banyak file seperti gambar, layout, script dll. Permintaan HTTP ini dibuat untuk masing-masing sumber daya, semakin banyak sumber daya yang diminta maka semakin lama waktu yang dihabiskan untuk merender sebuah halaman, cobalah untuk mendeteksi apa saja yang banyak dihabiskan dalam permintaan HTTP Request ini dengan mendeteksi dalam tools inspect pada Chrome.

 

10 Tips Dan Cara Mempercepat Loading Website

 

Untuk perlu melihat berapa banyak HTTP Request yang dimuat dalam situs, dalam Google Chrome, klik kanan pada halaman website kamu lalu pilih inspect dan pilih tab network, disana akan telihat beberapa kolom dengan fungsi masing-masing, pada kolom nama menunjukan file apa saja yang dimuat dan pada kolom ukuran menunjukan berapa besar ukuran file tersebut. 

Kolom time menunjukan seberapa lama waktu yang dibutuhkan dalam memuat setiap file, dipojok bawah disana terdapat ringkasan berapa Request.

Dengan mengurangi jumlah Request HTTP akan berdampak dalam performa, coba periksa file-file kamu apakah semua file itu kamu butuhkan atau tidak perlu sama sekali.

 

4. Kurangi waktu respons server

DNS atau sistem nama domain ada server basis data dengan alamat IP dan nama host yang terkait, saat user mengetik URL pada browser mereka, DNS akan menerjemahkan URL tersebut kedalam alamat IP yang menunjukkan bahwa lokasi tersebut online, dalam menemukan catatan DNS tertentu seperti ibarat mencari nomor dibuku telepon yang sangat tebal.

Misalnya kamu mengunjungi example.com dan kamu akan mengetikan itu dibrowsermu, ISP kamu akan melakukan pencarian DNS untuk menemukan alamat terkait dengan URL tersebut, contoh alamat IP yang ditemukan seperti 12.34.56.78, dimana alamat IP tersebut memberi tahu dimana situs yang kamu cari tadi, nah jumlah waktu yang diperlukan untuk langkah ini bergantung pada seberapa cepat penyedia DNS kamu.

Jika kamu mengunakan DNS yang lambat, ini mengakibatkan browser lebih lama untuk menemukan website kamu, saatnya beralih ke penyedia DNS yang lebih cepat untuk melancarkan proses.

 

5. Optimasi gambar dan hindari ukuran file gambar yang besar

Gambar merupakan salah satu peran utama dalam meningkatkan engagement, namun hal ini juga sangat berpengaruh pada kecepatan website. Terkadang pemilik situs mengupload sebuah gambar kedalam server tanpa memikirkan seberapa besar ukuran yang telah mereka upload, jika ukuran file gambar tersebut sangat tinggi maka akan mengakibatkan melambatnya proses pemuatan pada sebuah halaman yang berdampak pada server yang overload.

File gambar merupakan salah satu presentase terbesar dalam lalu lintas internet dan sering kali membutuhkan waktu yang lama ketika proses pemuatan berlangsung, itu karena file gambar memiliki ukuran yang besar dibandingkan dengan sumber daya lain seperti CSS, JS, atau HTML. Hal ini dapat dihindari dengan pengoptimalan gambar pada ukuran file dan pengurangan resolusi.

Banyak tools optimalisasi gambar online yang tersedia secara gratis, kamu juga dapat menghindari hal ini dengan mengubah ukuran, format gambar, kompresi gambar dengan mengunakan software seperti photoshop, sebelum menguploadnya ke dalam aplikasi.

Dan format gambar yang disarankan Google adalah webp atau JPEG2000.

 

Kurangi jumlah plugin pada wordpress

 

6. Kurangi dan batasi jumlah plugin yang terinstall

Jika situs mengunakan CMS seperti Wordpress atau Joomla!, plugin menjadi alat untuk menambah fitur didalam website. Plugin merupakan sekumpulan kode yang dapat meningkatkan fungsionalitas, meningkatkan pengalaman pengguna dalam CMS.

Namun terlalu banyak plugin, justru dapat menyebabkan beberapa masalah yang akan terjadi, beberapa plugin yang digunakan bisa saja membuat website menjadi lambat atau dapat mengakibatkan crash.

Ada baiknya jika menggunakan sebuah plugin, evaluasi terlebih dahulu dan lakukan update secara teratur, dan hapus plugin jika mengakibatkan situs menjadi lambat, cukup gunakan beberapa plugin yang penting saja.

Kamu bisa melakukan evaluasi dengan mencoba nonaktifkan plugin secara selektif, dan ukur proses load situs anda melalui tools online seperti GTMetrix, Pingdom, Genelify dll. Ini mungkin cukup membosankan, tapi hasilnya akan menunjukan perbedaan dari setiap plugin yang terpasang dan kamu bisa menentukan plugin mana yang layak untuk digunakan.

 

7. Kurangi penggunaan resource dari luar atau third party

Meskipun file JS dan CSS sering menjadi penyebab melambatnya performa website itu bukan satu-satunya, ada banyak integrasi dari pihak ketiga yang mungkin kamu gunakan, kamu dapat mengidentifikasi semua script eksternal dengan membuka developer tools dari google chrome.

Misalnya dalam komentar blog mengunakan layanan Gravatar, kamu mungkin bisa perhatikan jika gambar yang dimuat dapat berpengaruh pada jumlah load dalam halaman, tanpa disadari ini dapat meningkatkan jumlah request HTTP dalam website.

Beberapa fitur tambahan ini dapat menambah durasi sepermilidetik kedalam proses pemuatan, jika ada dari salah satu dari integrasi aplikasi pihak ketiga yang berpengaruh dalam kecepatan dan performa, sebaiknya hapus dan tinggalkan.

Mengetahui fitur apa saja yang ditambahkan pada saat load time, dapat membantu kamu menentukan keputusan dalam menggunakan fitur dari pihak ketiga yang akan dipilih.

 

8. Pilihlah hosting yang professional dan sesuai dengan kebutuhan

Sebagian besar mungkin pemilik website baru lebih memilih opsi hosting yang murah, pemilihan jenis server dapat mempengaruhi performa situs loh, sebaiknya bijak dalam menentukan paket server yang akan digunakan. Umumnya server yang ditawarkan memiliki 3 opsi yang berbeda yaitu:

  • 1. Shared hosting

Shared Hosting merupakan opsi termurah yang bisa kamu dapatkan dengan harga yang terjangkau, meskipun tidak ada masalah dengan website dengan traffic rendah, shared hosting dapat mengikuti lonjakan traffic pada website yang bervolume tinggi, mungkin saja website yang menjadi lambat dikarenakan lonjakan tinggi pada pengguna lain yang mengunakan server yang sama.

Hal itu dikarenakan Shared Hosting membagi sumber daya seperti CPU, Disk Space, RAM dengan pengguna lain didalam satu server dengan kamu.

  • 2. Dedicated server

Dedicated Hosting merupakan server khusus dimana memiliki banyak ruang dengan kontrol penuh atas server yang digunakan, namun dengan dedicated hosting, kamu juga perlu ekstra keras untuk mengkonfigurasi dan mengatur secara teknis. Namun hal ini dapat diatasi dengan meminta bantuan expert untuk mengkonfigursi server.

Jika website sudah berada pada titik dimana traffic dapat memperlambat waktu respon server kamu, saatnya untuk beralih ke VPS atau dari VPS ke Dedicated Server.

  • 3. VPS hosting

Dengan Hosting VPS, kamu masih bisa membagi server dengan yang lain, namun kamu memiliki akses khusus yang tidak dimiliki shared hosting dari sumber daya server yang digunakan, ini pilihan terbaik diantara pilihan lainnya.

 

Aktifkan GZip Compression

 

9. Aktifkan gzip compression segera

Semakin kecil ukuran file, semakin cepat halaman akan dimuat. Dengan cara mengkompresi file merupakan cara termudah dalam mengurangi proses waktu pemuatan dan saat ini kompresi dengan GZip sudah lumrah dilakukan, jika kamu belum mengaktifkan fitur ini dalam hostingmu, segera lakukan.

GZip merupakan format file atau aplikasi perangkat lunak yang pada dasarnya menempatkan string kode dalam file untuk menganti sementara dengan ukuran dokumen yang lebih kecil, biasanya ini akan berdampak pada CSS, JS dan HTML, karena biasanya ketiga dokumen ini memiliki kode dan spasi yang berulang.

90% traffic dari internet berjalan melalui browser yang mendukung GZip, ini merupakan langkah terbaik untuk mempercepat proses pemuatan situs. Jika aplikasi mengunakan Wordpress, plugin WP Rocket dan W3 total Cache bisa menjadi opsi untuk mendukung pengaktifan GZip.

Dan jika website yang digunakan adalah website statis, kamu perlu mengaktifkannya dalam .htaccess jika mengunakan Apache, dapat menambahkannya dengan kode seperti berikut:

<ifModule mod_gzip.c>
mod_gzip_on Yes
mod_gzip_dechunk Yes
mod_gzip_item_include file \.(html?|txt|css|js|php|pl)$
mod_gzip_item_include mime ^application/x-javascript.*
mod_gzip_item_include mime ^text/.*
mod_gzip_item_exclude rspheader ^Content-Encoding:.*gzip.*
mod_gzip_item_exclude mime ^image/.*
mod_gzip_item_include handler ^cgi-script$
</ifModule>

Dan jika web server mengunakan NGINX, cukup tambahan dalam file nginx.conf seperti:

gzip on;
gzip_disable "MSIE [1-6]\.(?!.*SV1)";
gzip_vary on;
gzip_types text/plain text/css text/javascript image/svg+xml image/x-icon application/javascript application/x-javascript;

 

10. Monitor performa website dari waktu ke waktu

Saat kamu terus berupaya dalam meningkatkan kecepatan halaman, alangkah baiknya untuk terus pantau setiap perubahan dari waktu ke waktu, seperti yang sudah kita lihat dari postingan ini ada banyak faktor yang mempengaruhi performa kecepatan website sehingga dapat berubah setiap saatnya.

Memantau secara teratur dapat mengatasi masalah apapun yang terjadi dalam website sedini mungkin dan menjaga agar website terus dalam kondisi yang baik dan maksimal.

 

Kesimpulan

Optimasi sebuah website sangat berpengaruh dalam segala aspek termasuk dalam mesin pencari Google, jika kamu pemilik website terkait untuk bisnis, e-commerce atau layanan lainnya, hal ini harus menjadi prioritas utama dalam performa sebuah website yang berguna untuk kepuasan pengunjung dalam menjelajahi website kamu dengan nyaman dan cepat.

Share